Apa itu service pack (SP), hotfix, dan patch ?

Apa itu service pack dan apa gunanya bagi produk software? Service pack (SP) merupakan kumpulan dari update atau pembaruan, perbaikan, dan/atau pemutakhiran dari produk software yang disatukan ke dalam paket yang dapat di install.  

Service pack biasanya diluncurkan saat kumpulan dari patch/single update mencapai batas tertentu sehingga harus disatukan menjadi service pack. Service pack biasanya diberi nomor seri pada akhirannya, seperti SP1, SP2, SP3, dst.

Produk software setelah diluncurkan selalu mengalami perkembangan dari kekurangan-kekurangan yang ada. Oleh karena itu banyak produk software yang mengeluarkan pula pembaruan, perbaikan dan/atau pemutakhiran dari produk software tersebut.

Permbaharuan, perbaikan dan pemutakhiran ada yang dinamai patch, hotfix, dan service pack.

apa-itu-service-pack-hotfix-patch

  • Patch atau biasa disebut tambalan, merupakan satu bagian atau satu instalasi yang diciptakan untuk memperbarui atau memperbaiki masalah-masalah dalam program software yang meliputi memperbaiki kekurangan (bugs), mengganti tampilan, dan meningkatkan penggunaan dan kinerjanya. Patch berupa software berukuran kecil yang dikembangkan sebagai alat untuk menambal lubang-lubang masalah yang ada di software intinya. Jadi, patch bertujuan untuk memperbaiki masalah yang berkaitan dengan sebuah software komputer. Walaupun fungsi utamanya untuk menutup kesalahan dan error yang ada, namun patch juga bisa menghasilkan kesalahan-kesalahan atau error yang baru.
  • Hotfix adalah satu bagian atau kumpulan yang didalamnya terdapat satu atau lebih data yang digunakan untuk memperbaiki masalah khusus dalam suatu produk software. Hotfix sebenarnya patch biasa, hanya saja proses patch dilakukan tanpa mensyaratkan software utama harus dimatikan, alias software utamanya masih tetap bisa dijalankan seperti biasa. Patch-patch modern umumnya mulai mengarah ke jenis hotfix di mana penggunaan komputer oleh user tidak perlu terganggu karena user masih bisa berkerja seperti biasa. Ditinjau dari segi pemasaran, hotfix lebih baik karena memberikan kesan bahwa program lebih handal, selain itu tidak membuat waktu user dalam menggunakan program berkurang.
  • Service pack biasanya bersifat kumpulan dari patch atau pembaruan sebelumnya (cumulative). Tetapi ada juga yang bukan kumpulan dari patch atau pembaruan sebelumnya (incremental). Untuk yang incremental biasanya produsen seperti Microsoft menyebutnya sebagai service pack release, bukan service pack. Menginstal service pack lebih mudah dibandingkan menginstal banyak file karena service pack sudah menampung semuah file-file patch kecil menjadi satu,

Apakah setelah menginstall service pack kita harus menginstall patch-patch sebelumnya? Biasanya service pack sudah mencakup patch-patch sebelumnya (cumulative), jadi tidak perlu instalasi patch-patch sebelumnya lagi. Namun apabila service pack tersebut incremental, patch-patch sebelumnya tetap harus di install. Oleh karena itu lihatlah keterangan dari service pack tersebut.

Tujuan dikeluarkannya service pack adalah untuk meningkatkan stabilitas produk software seperti saat pertama dikeluarkan. Produk software yang tidak pernah diperbarui melalui instalasi patch, hotfix, ataupun service pack mempunyai banyak kekurangan yang bisa merugikan pengguna produk. Itu dikarenakan produk tersebut masih mempunyai kekurangan berupa kestabilan, celah keamanan maupun kekurangan lainnya.

Pengguna yang menggunakan produk software yang tidak diperbarui akan lebih beresiko terkena serangan dari pihak luar (hacker) yang mengetahui kelemahan produk tersebut. Kelemahan tersebutlah yang kemudian menjadi ancaman. Atau produk tersebut tidak stabil dibandingkan dengan pengguna yang sering memperbarui produk software-nya baik melalui instalasi patch, hotfix, maupun service pack. Begitu juga dengan kinerja produk software tersebut yang tidak membaik yang akan mengganggu proses kerja pengguna.

apa-itu-service-pack-hotfix-patch

Contoh, pengguna yang menggunakan produk Microsoft Office 2003 (dan versi sebelumnya) dan tidak memperbaruinya, tidak akan bisa membaca data dari produk Microsoft Office 2007. Jika memperbaruinya dia akan dapat membaca data tersebut karena dalam pembaruannya terdapat satu instalasi patch yang membuat Microsoft Office 2003 dapat membaca data yang dibuat oleh Microsoft Office 2007.

Pembaruan dari suatu produk software, dapat didapatkan dari situs yang disediakan produsen software tersebut. Apabila pengguna kesulitan melakukannya, produk software tersebut dapat di download oleh administrator untuk kemudian menginstallnya dikomputer pengguna. Seorang administrator yang baik pasti akan selalu memelihara dan memeriksa semua produk software yang dipakai.

Demikian penjelasan singkat tentang Apa itu service pack (SP), hotfix, dan patch. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Tulis sebuah balasan atau komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.